Washington DC - Dubes Republik Indonesia (RI) untuk Amerika Serikat (AS) menjamu Perdana Menteri (PM) Timor Leste YM Kay Rala Xanana Gusmao di Kedubes RI AS, Washington DC.
Dalam jamuan itu, Xanana mengungkapkan keinginannya untuk bergabung dengan Association South East of Asian Nation (ASEAN).
Permintaan Xanana itu dikatakannya dalam sambutan singkat saat jamuan digelar pada hari Rabu (23/2/2011) malam waktu Washington DC.
Duta Besar RI Dino Patti Djalal beserta istri Rosa Rai Djalal menyambut Xanana dengan hangat dan bersahabat. Dino, mewakili Indonesia yang juga menjabat sebagai Ketua ASEAN, pun menyambut baik keinginan Xanana itu.
“Karena masa depan kita saling terkait dan kita ingin Timor Leste bisa sukses sebagai bangsa yang berdemokrasi,” demikian komentar Dubes Dino ketika ditanya pendapatnya mengenai sikap Indonesia terhadap Timor Leste.
“Indonesia adalah pendukung aktif Timor Leste untuk bisa masuk dalam ASEAN”, tambahnya.
Dino menambahkan bahwa sebagai negara tetangga yang memiliki kaitan sejarah, RI-Timor Leste harus bisa membangun hubungan baik. Mengenai permasalahan perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste, Dino menegaskan bahwa kata kuncinya adalah
kedua negara harus bisa melihat ke depan.
“Kalau para pemimpin baik Indonesia maupun Timor Leste yang keduanya adalah negara demokrasi yang dipimpin langsung oleh rakyat dan membawa mandat dari rakyat, masing-masing ingin suatu hubungan yang baik dengan melihat ke depan dan konstruktif,” tambahnya.
Ikut hadir dan memberikan kata sambutan dalam resepsi diplomatik tersebut adalah Direktur Senior Urusan Multilateral Dewan Keamanan Nasional AS Samantha Power. Samantha menyatakan bahwa Indonesia dan Timor Leste dapat menjadi model bagaimana dua negara dengan masa lalu yang sulit bisa membina kerjasama yang baik saat ini dan masa depan. Hal ini diharapkan bisa diterapkan oleh negara-negara lain yang masih terlibat konflik saat ini.
Turut memeriahkan acara resepsi diplomatik, Paduan Musik dari Indonesian
Kids Performing Art (IKPA), yang membawakan medley lagu Timor Leste 'Bolelebo' dan 'Anak Kambing'. (eis/nwk)
Sumber: Detik Online



